Hoshinews.com – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) secara resmi mengirim struktur atas (topside) Wellhead Platform M (WHP-M) dari Batam ke Laut Natuna, menandai langkah strategis terbaru dalam pengembangan Lapangan Terubuk.
Proyek ini diharapkan langsung mendorong produksi minyak dan gas nasional begitu instalasi selesai.
Medco menggandeng PT Timas Suplindo dan PT Citra Tubindo Engineering (CTE) untuk membangun platform migas ini. Topside seberat 600 ton tersebut selesai difabrikasi tepat waktu — hanya dalam enam bulan sejak Desember 2024 hingga Juni 2025.
“Hari ini topside kami berangkatkan karena jacket-nya sudah terpasang, dan sumur siap produksi. Begitu struktur atas terpasang, pipa tersedia, kita langsung tancap gas,” ujar Ignatius Tenny Wibowo, SVP Offshore Asset Medco E&P Indonesia. Pada Senin (7/7/1015) sore.
Medco menargetkan produksi gabungan dari Platform L dan M mencapai 60 juta kaki kubik gas per hari dan 6.500 barel minyak per hari.
Saat ini, Platform L telah memproduksi 12 juta kaki kubik gas dan 4.000 barel minyak setiap hari, sisanya akan dipasok dari Platform M segera setelah instalasi rampung.
“Berkat pengalaman dari pembangunan Platform L, fabrikasi topside M bisa kami selesaikan lebih cepat dan efisien,” ungkap Erwin Indrawan, Project Manager Medco E&P Indonesia.
Tenaga lokal, simbol kemandirian Industri Migas
lebih dari 650 pekerja lokal, termasuk tenaga kerja dari Batam, turut terlibat dalam proyek ini.
Fakta ini menjadi bukti peningkatan kapabilitas industri dalam negeri yang kini tidak lagi bergantung pada tenaga asing dalam pembangunan fasilitas migas lepas pantai.
Pengiriman topside diperkirakan memakan waktu sekitar empat hari, dengan dua tugboat digunakan di Selat, dan satu saat memasuki laut lepas.
Dalam lima tahun terakhir, Medco telah membangun delapan platform lepas pantai – – satu di Jawa Timur dan tujuh di Natuna – sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional.
“Kami yakin masih banyak potensi migas yang bisa kami kembangkan di Natuna,” ujar Tenny menegaskan komitmen jangka panjang Medco di wilayah tersebut.
Acara seremoni pelepasan topside ini turut dihadiri oleh perwakilan dari SKK Migas, PT Timas Suplindo, CTE, BP Batam, Bea Cukai Batam, dan Pemerintah Kota Batam. Keberangkatan WHP-M menjadi simbol nyata bahwa industri migas nasional kini lebih mandiri, efisien, dan siap menjawab tantangan transisi energi global. (Ramadan)





















Discussion about this post