Hoshinews.com — Stigma negatif terhadap Lembaga Pemasyarakatan perlahan mulai terhapus berkat program pembinaan radikal oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
Di Pulau Nusakambangan, Warga Binaan (WB) kini bertransformasi dari penghuni penjara menjadi produsen andal.
Pulau ini kini berfungsi sebagai kawasan ketahanan pangan terpadu dan pusat pelatihan keterampilan. Mereka belajar menggarap lahan, beternak, hingga menciptakan produk UMKM bernilai tinggi yang diakui dan mampu bersaing di kancah internasional.
Kemenimipas menyatakan bahwa pemberdayaan ini adalah kunci untuk mengembalikan WB menjadi anggota masyarakat yang produktif dan berintegritas. Premi dan remisi menjadi apresiasi nyata atas kontribusi mereka, membuktikan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya menghukum, tetapi juga membangun masa depan. (Zul)




















