Hoshinews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam memanfaatkan bulan suci Ramadan 1446 H untuk mempertebal keimanan dan ketaqwaan warga binaan.
Dalam rangka meningkatkan spiritualitas, Lapas Batam menyelenggarakan serangkaian kegiatan keagamaan yang melibatkan 46 warga binaan, dengan program yang berlangsung hingga akhir Ramadan.
Kegiatan yang digelar meliputi khatam Al-Quran, hadroh, pembelajaran fardu kifayah, majelis taklim, serta berbagai lomba seperti adzan, tilawah, dan kultum.
Program ini tidak hanya melibatkan petugas Lapas, tetapi juga bekerja sama dengan Nahdlatul Ulama (NU) Kota Batam.
Yugo Indra Wicaksi, Kepala Lapas Kelas IIA Batam, menekankan pentingnya pembinaan kepribadian, khususnya dalam meningkatkan ketaqwaan warga binaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pada Jumat (14/3/2025).
Menurutnya, program ini merupakan bagian integral dari proses rehabilitasi yang bertujuan untuk membantu warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali bergabung dengan masyarakat.
“Kami berharap warga binaan dapat mengikuti program ini dengan sungguh-sungguh, agar ilmu agama yang diperoleh dapat bermanfaat dan mereka dapat berubah ke arah yang lebih baik, khususnya di bulan suci Ramadan,”.
“Masuk Minus Bebas Plus”,
artinya jelas Kalapas, ketika narapidana baru masuk ke dalam Lapas Batam dalam kondisi tidak ada pekerjaan, tidak ada keahlian, tidak ada semangat hidup, kondisi merasa terbuang, jarang beribadah agama apapun, aktip dalam pengguna narkoba dan lain lain.
Begitu masuk ke lapas klas llA Batam akan kami bina sekuat tenaga dan proses program-program pembinaan dengan dibantu tokoh tokoh agama, pemerintah Kota Batam, APH, TNI-POLRI, media, masyarakat dan keluarga narapidana, sehingga bebas nanti dari Lapas Kelas llA Batam ada perubahan yang baik, punya keahlian dan peningkatan serta bekal beribadah agama apapun dan sikap yang baik di masyarakat. Tutup Yogo. (Ramadan)





















Discussion about this post