Hoshinews.com – Tuan rumah Malaysia berhasil keluar sebagai Juara Dunia Beregu pada edisi ke-31 World Amateur Golfers Championship (WAGC) World Final 2026, merebut kembali gelar prestisius tersebut dari juara bertahan China.
Kemenangan gemilang ini diraih pada kejuaraan internasional yang digelar di Desaru Coast, Johor, pada 23-30 Oktober 2026.
Malaysia memuncaki klasemen akhir beregu dengan total 1.405 pukulan, diikuti Thailand di posisi kedua dengan 1.416 pukulan dan Indonesia di posisi ketiga dengan 1.451 pukulan.
Kemenangan ini menjadi pencapaian membanggakan bagi tim Malaysia, yang dengan tekad, disiplin, dan kerja sama tim yang solid berhasil mengamankan gelar juara di kandang sendiri.
Hasil akhir tersebut dirayakan pada acara Gala Dinner & Awards Presentation WAGC World Final 2026 yang digelar pada 30 Oktober di Desaru Coast Conference Centre.
Pegolf Malaysia Bersinar di Kategori Individu. Kesuksesan Malaysia tidak hanya di kategori beregu, sejumlah pegolf tuan rumah juga meraih gelar individu.
Di antaranya Azhari Yusof (Juara WAGC Divisi C), Ahmad Hakim (WAGC Divisi D), Roslan Ismail (WAGI Divisi C), Jeniss Chan (WAGI Divisi F), dan Akmal Aiman Mohd Fauzi (Juara All Streams Men’s Gross).
Sorotan mengharukan datang dari kategori Mixed Pairs Team, di mana pasangan ayah-anak asal Malaysia, DNAGS yang diwakili Fazel Naghshineh dan Tara Naghshineh, berhasil menjadi juara dengan skor nett 733. Prestasi mereka menjadi pengingat bahwa golf adalah olahraga yang menyatukan generasi.
Pada kategori WAGI Pair Team, tim Austria Team Friends meraih juara pertama dengan 698 nett, diikuti Filipina LeadsAgri PH dengan 705 nett dan Summit Pt PH dengan 706 nett.
Legenda Liverpool, Jerzy Dudek, mencatatkan satu-satunya Albatross di turnamen ini, sebuah prestasi langka yang mendapat penghargaan khusus.
Spanyol Raih TUMBA Spirit Award.
Momen spesial malam itu adalah penyerahan TUMBA Spirit Award yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden WAGC Johan Tumba. Penghargaan tersebut diraih Spanyol atas semangat, kebersamaan, dan antusiasme mereka sepanjang kejuaraan.
Tourism Malaysia Soroti Potensi Wisata Golf.
Dalam sambutannya, Puan Zuraini Abdul Ghani, Direktur Divisi Pengembangan Paket, Tourism Malaysia, menyebut WAGC sebagai platform internasional yang berharga untuk mempromosikan wisata golf Malaysia.
Tahun ini, kejuaraan diikuti lebih dari 600 peserta dari 48 negara, menjadikannya pertemuan terbesar dalam 31 tahun sejarah WAGC.
Ia menyoroti lebih dari 200 lapangan golf di seluruh Malaysia, serta keragaman lanskap dan keramahan yang menjadi daya tarik. Hal ini sejalan dengan kampanye Visit Malaysia 2026–2027 untuk menarik wisatawan internasional.
Vietnam Jadi Tuan Rumah WAGC World Final 2027. Pada malam yang sama, Vietnam resmi diumumkan sebagai tuan rumah edisi ke-32 WAGC World Final 2027.
Presiden WAGC Mr Isac Saminathan menyampaikan apresiasi kepada Tourism Malaysia, Tourism Johor, JGTA, penyelenggara, dan seluruh pegolf atas kesuksesan acara ini.
Acara dilanjutkan dengan serah terima bendera WAGC kepada perwakilan Vietnam dan penyerahan karya seni batik lukis tangan yang dibuat bersama oleh peserta WAGC sebagai simbol pertukaran budaya dan persahabatan.
Edisi ke-31 WAGC World Final 2026 digelar di lima lapangan golf di tiga destinasi utama: The Els Club Desaru Coast (Ocean dan Valley), Forest City Golf Resort (Classic dan Legacy), dan Tanjong Puteri Golf Resort.
Kejuaraan ini diselenggarakan bersama oleh Johor Golf Tourism Association (JGTA) dan Delta World, didukung Tourism Malaysia dan Tourism Johor, dengan Hard Rock Hotel Desaru Coast sebagai hotel resmi. (Ramadan)


















