Rotasi Camat untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Kotim
Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan, Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H. Halikinnor melakukan rotasi terhadap enam camat. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Serbaguna Sampit, Jumat (31/10). Rotasi ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Kotim untuk menyegarkan birokrasi sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih efektif dan responsif.
Bupati Halikinnor dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan camat bukan sekadar posisi struktural, tetapi merupakan amanah yang menuntut tanggung jawab besar dan komitmen tinggi terhadap masyarakat. Ia mengucapkan selamat kepada para camat yang baru dilantik. Jabatan ini, menurutnya, bukan sekadar penghargaan, tetapi kepercayaan yang harus dijaga dengan integritas, profesionalisme, dan loyalitas kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa camat merupakan ujung tombak pemerintahan daerah yang berperan langsung dalam menjembatani kebutuhan warga dan pelaksanaan kebijakan pemerintah. Karena itu, setiap camat diminta mampu bekerja cepat, tanggap, dan inovatif dalam menghadapi dinamika di wilayahnya masing-masing.
“Camat adalah perpanjangan tangan pemerintah daerah di lapangan. Mereka harus mampu menjadi problem solver, bukan sekadar pelaksana administrasi. Saya ingin pelayanan publik di kecamatan semakin dekat, cepat, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Halikinnor.
Dirinya juga mengingatkan agar para camat senantiasa menjaga kekompakan dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta lembaga lain dalam menciptakan iklim pemerintahan yang harmonis dan transparan. “Kepemimpinan itu soal kolaborasi dan kepekaan. Jangan bekerja sendiri. Rangkul semua pihak untuk bersama membangun daerah,” pesan Halikinnor.
Bupati juga menambahkan bahwa rotasi jabatan ini bukan semata-mata penyegaran, tetapi juga bentuk penilaian terhadap kinerja aparatur. Ia berharap pejabat yang baru dilantik mampu menunjukkan hasil kerja nyata dalam waktu dekat. “Evaluasi pasti dilakukan secara berkala. Siapa yang menunjukkan kinerja baik akan terus kita dorong. Tapi kalau tidak ada perubahan, tentu akan kita evaluasi kembali,” kata Halikinnor menegaskan.
Adapun enam camat yang resmi dilantik oleh Bupati Kotim Halikinnor adalah Fahujiansyah sebagai Camat Pulau Hanaut, Situkrustian sebagai Camat Tualan Hulu, Agus Saptono sebagai Camat Bukit Santuai, Joko Ariyadi Setiawan sebagai Camat Telaga Antang, Agustiawany sebagai Camat Cempaga, dan Edison sebagai Camat Mentaya Hulu.
Dengan rotasi ini, Halikinnor berharap roda pemerintahan di Kotim semakin adaptif terhadap perubahan serta mampu menjawab tantangan pelayanan publik di era digital dan keterbukaan informasi. “Mari jadikan momentum pelantikan ini sebagai awal pengabdian baru. Tunjukkan kinerja terbaik, karena masyarakat menunggu bukti nyata dari setiap kebijakan yang kita jalankan,” pungkasnya.

















Discussion about this post