Hoshinews.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Internasional
  • Daerah
    • Kabupaten Anambas
    • Kabupaten Bintan
    • Kabupaten Lingga
    • Kota Batam
    • Kabupaten Natuna
    • Kabupaten Tanjung Balai Karimun
    • Kota Tanjungpinang
  • Nasional
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Travel
SUBSCRIBE
  • Home
  • Internasional
  • Daerah
    • Kabupaten Anambas
    • Kabupaten Bintan
    • Kabupaten Lingga
    • Kota Batam
    • Kabupaten Natuna
    • Kabupaten Tanjung Balai Karimun
    • Kota Tanjungpinang
  • Nasional
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Travel
No Result
View All Result
Hoshinews.com
No Result
View All Result

Siapa Mohamed Hamdan Dagalo, Pemimpin Militer yang Menguasai Sudan?

by redaksi
6 November 2025
Reading Time: 5 mins read
0
Siapa Mohamed Hamdan Dagalo, Pemimpin Militer yang Menguasai Sudan?

Mohamed Hamdan Dagolo, yang lebih dikenal dengan panggilan Hemedti, kini menjadi tokoh dominan di panggung politik Sudan. Pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) yang dipimpinnya kini menguasai sebagian besar wilayah negara yang sedang dilanda konflik. Dalam beberapa minggu terakhir, RSF berhasil merebut kota el-Fasher, yang merupakan benteng terakhir militer Sudan dan sekutunya di wilayah barat Darfur.

RELATED POSTS

Nigeria’s Gas Boom Fuels Tanzania’s LNG Ambitions

Plateau’s Twin Abortions: Outrage Erupts Over Refuse Dump Discovery

Kurmuk Attack: 73,000 Displaced in Sudan’s Blue Nile

Warga el-Fasher saat ini menghadapi kelaparan setelah RSF mengepung wilayah tersebut selama 18 bulan terakhir. Situasi ini dikonfirmasi oleh sekelompok ahli ketahanan pangan yang diakui PBB pada Senin (03/11). Hemedti tidak hanya dihormati tetapi juga dibenci oleh lawan-lawannya. Menurut berbagai sumber, laki-laki ini juga dihormati para pengikutnya karena keteguhannya, kekejamannya, dan janjinya untuk menghancurkan Sudan.

Hemedti berasal dari latar belakang yang sederhana. Keluarganya berasal dari suku Mahariya, bagian dari komunitas Rizeigat. Orang-orang dari komunitas ini biasanya bekerja sebagai penggembala unta di wilayah Chad dan Darfur. Hemeti diperkirakan lahir pada 1974 atau 1975. Seperti kebanyakan orang di wilayah pedesaan kawasan ini, tanggal dan tempat kelahiran Hemeti diyakini tidak tercatat.

Bersama pamannya yang bernama Juma Dagolo, komunitasnya bermigrasi ke Darfur pada dekade 1970-an dan 1980-an. Mereka melarikan diri dari konflik bersenjata sekaligus mencari padang rumput yang lebih subur dan wilayah untuk menetap.

Setelah putus sekolah pada usia remaja, Hemedti mencari nafkah dengan berdagang unta melintasi gurun ke Libya dan Mesir. Saat itu, Darfur merupakan wilayah Sudan yang miskin, tanpa hukum, dan diabaikan oleh pemerintah Presiden Omar al-Bashir. Milisi Arab yang dikenal sebagai Janjaweed, termasuk pasukan yang dipimpin oleh Juma Dagolo, diketahui menyerang desa-desa yang dihuni suku Fur.

Siklus konflik bersenjata dan kekerasan memicu pemberontakan besar-besaran pada tahun 2003. Pasukan yang dipimpin Fur bergabung dengan Masalit, Zaghawa, dan sejumlah kelompok lain. Alasannya, mereka merasa diabaikan oleh elite Arab di Sudan. Sebagai tanggapan, Bashir secara besar-besaran memperluas Janjaweed untuk memimpin upaya kontra-pemberontakan. Menurut catatan, mereka dengan cepat dikenal “karena membakar, merampok, memperkosa, dan membunuh”.

ADVERTISEMENT

Pasukan yang dipimpin Hemedti adalah salah satu bagian dari milisi Janjaweed. Merujuk pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika, pasukan Hemedti menyerang dan menghancurkan Desa Adwa pada November 2004, menewaskan 126 orang, termasuk 36 anak-anak. Penyelidikan yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat menyatakan Janjaweed bertanggung jawab atas kejahatan genosida. Konflik bersenjata di Darfur kemudian dirujuk ke Mahkamah Kriminal Internasional (ICC). Dalam kasus itu, tuntutan diajukan terhadap empat orang, termasuk Bashir. Namun dia membantah melakukan genosida.

Hemedti adalah satu dari banyak komandan pasukan di milisi Janjaweed yang dianggap terlalu junior untuk menjadi sasaran jaksa pada saat itu. Hanya ada satu orang, yaitu yang dikenal dengan sebutan “kolonel para kolonel”, yaitu Ali Abdel Rahman Kushayb, yang dibawa ke pengadilan. Oktober lalu, Kushayb dinyatakan bersalah atas 27 dakwaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Vonis terhadapnya akan dijatuhkan pada 19 November mendatang.

Setelah puncak kekerasan pada tahun 2004, Hemedti bermain dengan cerdik. Dia naik pangkat menjadi kepala pasukan paramiliter yang kuat, memimpin sejumlah korporasi, dan menjadi mesin politik. Ini adalah kisah oportunisme dan kewirausahaan. Hemedti sempat memberontak, menuntut gaji tertunda untuk tentaranya, promosi, dan posisi politik untuk saudaranya. Bashir dikabarkan memberikan sebagian besar tuntutan itu sehingga Hemedti sempat kembali bergabung.

Ketika sekelompok milisi Janjaweed yang lain memberontak, Hemedti justru memimpin pasukan pemerintah. Dia mengalahkan milisi Janjaweed itu dan dalam prosesnya mengambil alih tambang emas tradisional terbesar di Darfur, di tempat bernama Jebel Amir. Dengan cepat, perusahaan milik keluarga Hemedti, yaitu Al-Gunaid, menjadi eksportir emas terbesar di Sudan.

Pada 2013, Hemedti meminta dan mendapatkan status resmi sebagai kepala kelompok paramiliter baru, yaitu RSF, yang berada di bawah komando Bashir. Janjaweed belakangan dilebur ke dalam RSF. Mereka mendapatkan seragam baru, kendaraan, dan senjata. Para perwira dari tentara reguler dari militer Sudan dibawa masuk untuk memperkuat milisi itu.

RSF pernah meraih kemenangan penting melawan pemberontak Darfur. Namun mereka kurang berhasil dalam menghadapi pemberontakan di Pegunungan Nuba, yang berbatasan dengan Sudan Selatan. Mereka juga dikontrak menjadi milisi yang mengamankan perbatasan dengan Libya. Untuk secara resmi menekan migrasi ilegal dari Afrika melintasi gurun ke Mediterania, para komandan di bawah komando Hemedti juga melakukan pemerasan dan praktik perdagangan manusia.

Pada 2015, pemerintah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab meminta tentara Sudan untuk mengirim pasukan melawan Houthi di Yaman. Pasukan milisi itu dipimpin seorang jenderal yang pernah bertempur di Darfur, yaitu Abdel Fattah al-Burhan. Dia kini menjadi kepala tentara yang berperang melawan RSF. Hemedti lalu melihat peluang dan menegosiasikan kesepakatan terpisah dan rahasia dengan pemerintah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab untuk menyediakan tentara bayaran.

Hubungan dengan Uni Emirat Arab terbukti paling berpengaruh bagi Hemedti. Ini menjadi awal dari hubungan dekatnya dengan presiden negara itu, Mohamed bin Zayed. Orang-orang muda Sudan dan semakin banyak dari negara tetangga lantas berduyun-duyun ke pusat perekrutan RSF. Mereka mendambakan upah yang dibayar tunai sekitar Rp100 juta saat mereka mendaftarkan diri.

Hemedti menjalin kemitraan dengan Grup Wagner Rusia. Dia menerima pelatihan sebagai imbalan atas transaksi komersial, termasuk dalam perdagangan emas. Hemedti mengunjungi Moskow untuk mengesahkan kesepakatan tersebut. Dia dilaporkan berada di kota itu saat Rusia menyerang Ukraina.

Setelah perang di Sudan meletus, dia membantah bahwa RSF menerima bantuan dari Wagner. Meskipun unit tempur utama RSF semakin profesional, organisasi tersebut juga mencakup koalisi milisi etnis tradisional yang keterikatan dengan milisi itu longgar. Saat rezim pemerintahan Sudan menghadapi protes massa yang semakin besar, Bashir memerintahkan pasukan pimpinan Hemedti ke ibu kota, Khartoum. Presiden Sudan menjuluki Hemedti dengan istilah “himayti” yang bermakna “pelindungku”. Dia melihat RSF sebagai penyeimbang potensi pelaku kudeta di angkatan bersenjata reguler dan keamanan nasional.

Namun kalkulasi itu yang salah. Pada April 2019, masyarakat yang berdemo mengelilingi markas militer menuntut demokrasi. Bashir kemudian memerintahkan tentara untuk menembaki demonstran. Para pimpinan RSF, termasuk Hemedti, bertemu dan memutuskan menggulingkan Bashir. Gerakan pro-demokrasi merayakannya.

Selama beberapa waktu, Hemedti dipuji sebagai wajah baru masa depan Sudan. Dia dianggap muda, ramah, aktif bertemu dengan berbagai kelompok sosial. Itu menempatkan dirinya sebagai penantang terhadap elite politik tradisional negara. Hemedti berusaha mengubah arah politiknya. Namun, hal itu hanya berlangsung beberapa minggu.

Saat Hemedti dan pimpinan Dewan Militer Penguasa Sudan, Burhan, menunda penyerahan kekuasaan kepada kekuatan sipil, para demonstran meningkatkan unjuk rasa mereka. Hemedti mengerahkan RSF, yang kemudian dilaporkan membunuh ratusan orang, melakukan pemerkosaan, dan melemparkan warga laki-laki ke Sungai Nil. Para korban yang ditemukan di sungai itu diikat batu bata di pergelangan kaki mereka, menurut Human Rights Watch (HRW). Hemedti membantah RSF melakukan kejahatan perang.

Di bawah tekanan kelompok lintas negara “yang berniat mempromosikan perdamaian dan demokrasi” di Sudan—AS, Inggris, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab—para jenderal dan pihak sipil setuju pada kompromi yang disusun oleh mediator Afrika. Selama dua tahun, ketidakstabilan terjadi antara kelompok militer dan kabinet sipil di Sudan. Ditunjuk oleh kabinet untuk menyelidiki berbagai perusahaan yang dimiliki oleh militer, keamanan, dan RSF, komite tersebut kala itu tengah menyelesaikan laporan akhir mereka.

Laporan itu berniat mengungkap bagaimana Hemedti dengan cepat memperluas kerajaan korporasinya, termasuk bagaimana dia bersama Burhan memecat para pejabat sipil dan mengambil alih kekuasaan. Namun, para pemimpin kudeta berselisih. Burhan menuntut agar RSF berada di bawah komando militer. Hemedti menolaknya.

redaksi

Related Posts

news

Nigeria’s Gas Boom Fuels Tanzania’s LNG Ambitions

3 April 2026
Plateau’s Twin Abortions: Outrage Erupts Over Refuse Dump Discovery
news

Plateau’s Twin Abortions: Outrage Erupts Over Refuse Dump Discovery

3 April 2026
news

Kurmuk Attack: 73,000 Displaced in Sudan’s Blue Nile

3 April 2026
Sudan’s Kordofan: Months Without Aid for Displaced Families, UN Reports
news

Sudan’s Kordofan: Months Without Aid for Displaced Families, UN Reports

3 April 2026
news

Ekiti Celebrates Spelling Champions

3 April 2026
news

Lawal’s Farewell: An Advertising Icon Laid to Rest

3 April 2026
Next Post
Dana TKD Dipangkas, Menkeu Purbaya Minta Maaf, “Kerja yang Benar Saja”

Dana TKD Dipangkas, Menkeu Purbaya Minta Maaf, "Kerja yang Benar Saja"

5 November, Momentum Pelestarian Alam: Makna Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional

5 November, Momentum Pelestarian Alam: Makna Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional

Discussion about this post

Popular Stories

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

Recommended Stories

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

Kapolresta Barelang Hadiri Groundbreaking Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Pengamanan Berjalan Aman dan Kondusif

24 September 2026
Laksanakan Program Minggu Kasih, Polsek Batu Ampar Serap Aspirasi Masyarakat

Laksanakan Program Minggu Kasih, Polsek Batu Ampar Serap Aspirasi Masyarakat

6 Januari 2025
BP Batam Perkuat Perlindungan Kesehatan Masyarakat di Tengah Kabut Asap

BP Batam Perkuat Perlindungan Kesehatan Masyarakat di Tengah Kabut Asap

16 Oktober 2026
Sempat Diupayakan Lebih Cepat, Jalan Gajah Mada Ditargetkan Kembali Dibuka 1 November
BP Batam

Sempat Diupayakan Lebih Cepat, Jalan Gajah Mada Ditargetkan Kembali Dibuka 1 November

by redaksi
28 Oktober 2026
0

Hoshinews.com – Pembukaan Jalan Gajah Mada, tepatnya di ruas depan Hotel Vista, ditargetkan pada 1 November 2026. Saat ini, sejumlah...

Read more
Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolda Kepri Tekankan Integritas Dan Pengabdian Personel Polri

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolda Kepri Tekankan Integritas Dan Pengabdian Personel Polri

28 Oktober 2026
Peringati Sumpah Pemuda 2026, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Peduli

Peringati Sumpah Pemuda 2026, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Peduli

28 Oktober 2026
Bertepatan dengan Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Bertepatan dengan Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

28 Oktober 2026
Sergab Honda di Tanjungpinang Layani 100 Motor Komunitas Ojek Online, Paket Servis Murah Rp50 Ribu

Sergab Honda di Tanjungpinang Layani 100 Motor Komunitas Ojek Online, Paket Servis Murah Rp50 Ribu

27 Oktober 2026
Sempat Diupayakan Lebih Cepat, Jalan Gajah Mada Ditargetkan Kembali Dibuka 1 November
BP Batam

Sempat Diupayakan Lebih Cepat, Jalan Gajah Mada Ditargetkan Kembali Dibuka 1 November

by redaksi
28 Oktober 2026
0

Hoshinews.com – Pembukaan Jalan Gajah Mada, tepatnya di ruas depan Hotel Vista, ditargetkan pada 1 November 2026. Saat ini, sejumlah...

Read more
Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolda Kepri Tekankan Integritas Dan Pengabdian Personel Polri

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolda Kepri Tekankan Integritas Dan Pengabdian Personel Polri

28 Oktober 2026
Peringati Sumpah Pemuda 2026, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Peduli

Peringati Sumpah Pemuda 2026, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Peduli

28 Oktober 2026
Bertepatan dengan Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Bertepatan dengan Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

28 Oktober 2026
Sergab Honda di Tanjungpinang Layani 100 Motor Komunitas Ojek Online, Paket Servis Murah Rp50 Ribu

Sergab Honda di Tanjungpinang Layani 100 Motor Komunitas Ojek Online, Paket Servis Murah Rp50 Ribu

27 Oktober 2026
Sempat Diupayakan Lebih Cepat, Jalan Gajah Mada Ditargetkan Kembali Dibuka 1 November

Sempat Diupayakan Lebih Cepat, Jalan Gajah Mada Ditargetkan Kembali Dibuka 1 November

28 Oktober 2026
Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolda Kepri Tekankan Integritas Dan Pengabdian Personel Polri

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolda Kepri Tekankan Integritas Dan Pengabdian Personel Polri

28 Oktober 2026
Peringati Sumpah Pemuda 2026, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Peduli

Peringati Sumpah Pemuda 2026, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Peduli

28 Oktober 2026
Bertepatan dengan Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Bertepatan dengan Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

28 Oktober 2026
Sergab Honda di Tanjungpinang Layani 100 Motor Komunitas Ojek Online, Paket Servis Murah Rp50 Ribu

Sergab Honda di Tanjungpinang Layani 100 Motor Komunitas Ojek Online, Paket Servis Murah Rp50 Ribu

27 Oktober 2026
Polda Kepri Dan Kanwil Kementerian Hukum Perkuat Sinergi Dan Koordinasi

Polda Kepri Dan Kanwil Kementerian Hukum Perkuat Sinergi Dan Koordinasi

27 Oktober 2026
Hoshinews.com

  • Home
  • Redaksi

Copyright © 2025 hoshinews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Daerah
    • Kabupaten Anambas
    • Kabupaten Bintan
    • Kabupaten Lingga
    • Kota Batam
    • Kabupaten Natuna
    • Kabupaten Tanjung Balai Karimun
    • Kota Tanjungpinang
  • Nasional
  • Otomotif
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Travel

Copyright © 2025 hoshinews.com