Layanan Konseling untuk ASN Cimahi
Pemerintah Kota Cimahi mengambil langkah penting dalam menjaga kesehatan mental para Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui penyediaan layanan konseling bersama psikolog. Ini menjadi bagian dari upaya untuk memastikan produktivitas dan kinerja optimal ASN, yang merupakan fondasi utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Jika kesehatan mental ASN terganggu, maka otomatis pelayanan kepada masyarakat juga akan terganggu. Oleh karena itu, kesehatan mental ini perlu dijaga, bukan hanya fisik saja,” ujar Wali Kota Cimahi Ngatiyana pada Jumat 7 November 2025.
Tantangan yang Dihadapi ASN
Ngatiyana menyoroti bahwa di balik tuntutan profesionalisme, ASN menghadapi berbagai tekanan kerja, target pelayanan, serta dinamika sosial yang dapat memengaruhi kondisi mental dan emosional mereka. Ia menekankan bahwa ASN dengan kesehatan mental yang baik dapat lebih baik mengelola stres, meningkatkan konsentrasi, kreativitas, serta kemampuan dalam menghadapi tantangan kerja.
Untuk mendukung hal tersebut, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi menyelenggarakan seminar bertema “Menjaga Kesehatan Mental dalam Bekerja bagi ASN”. Seminar ini diikuti oleh lebih dari 1.500 ASN secara hibrida.
“Seminar ini dapat menjadi deteksi dini potensi gangguan psikologis ASN. Jika ditemukan indikasi masalah mental, akan dilakukan langkah pembinaan,” jelasnya.
Penyesuaian Beban Kerja dan Tunjangan
Selain itu, BKPSDMD juga akan melakukan penyesuaian beban kerja. “Jika ada ASN yang tertekan karena beban kerjanya, jangan dipaksakan. Kita akan tempatkan di pekerjaan yang lebih sesuai,” ujarnya.
Ngatiyana juga menegaskan bahwa kesehatan mental yang baik sangat penting untuk kesejahteraan individu. Ia tidak memotong Tunjangan Kinerja (TPP) ASN dalam rangka efisiensi anggaran daerah. “Jika tunjangan dipotong, mereka bisa kena mental yang tentunya mempengaruhi kinerja. Tapi saya tekankan, ASN harus bekerja dengan baik dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tambahnya.
Pemantauan dan Pembinaan
Diakui bahwa sejauh ini terdapat beberapa ASN yang mengalami gangguan kesehatan mental. “Ya ada saja, karena itu dilakukan pembinaan hingga akhirnya hal tersebut tidak menjadi kendala berarti,” katanya.
Plt. Kepala BKPSDMD Siti Fatonah menambahkan bahwa pihaknya menyiapkan layanan konseling lanjutan bersama psikolog mitra pemerintah bagi ASN yang membutuhkan.
“Kami ingin ASN Cimahi tetap bekerja dengan bahagia (happy working culture). ASN yang bahagia akan menghasilkan pelayanan publik yang lebih baik. Kami menyiapkan sesi konseling bersama psikolog bagi ASN yang membutuhkan maupun terdeteksi mengalami gangguan kesehatan mental,” ujarnya.
Komitmen untuk Meningkatkan Kesehatan Mental ASN
Pihaknya berkomitmen memperluas program penguatan kesehatan mental ASN melalui pelatihan manajemen stres, konseling berkala, pembinaan rohani, serta kegiatan kebersamaan sebagai upaya membangun lingkungan kerja yang harmonis.
“Dengan ASN yang sehat secara jasmani dan rohani maka pembangunan maupun pelayanan masyarakat akan berjalan dengan optimal,” tuturnya.

















Discussion about this post