Penggunaan QRIS Lintas Negara Semakin Meluas
Korea Financial Telecommunications and Clearings Institute (KFTC) baru-baru ini meluncurkan layanan pembayaran QRIS lintas negara, yang kini bisa digunakan di Korea Selatan. Kerja sama ini menandai langkah penting dalam pengembangan sistem pembayaran digital antar negara. Dengan adanya layanan ini, pembeli dari Indonesia dan Korea Selatan dapat melakukan transaksi dengan lebih mudah di merchant domestik masing-masing negara.
QRIS telah menjadi bagian penting dari sistem pembayaran digital di beberapa negara sebelumnya. Sebelum Korea Selatan, empat negara lainnya sudah mengadopsi sistem ini. Berikut adalah daftar negara-negara tersebut:
Thailand
Negeri Gajah Putih ini merupakan negara pertama yang mengadopsi sistem pembayaran QRIS. Kerja sama ini dimulai sejak Agustus 2022. Hingga Juni 2025, tercatat ada 994.890 transaksi yang menggunakan QRIS di Thailand dengan total nilai transaksi mencapai Rp437,54 miliar.Malaysia
Malaysia turut menggunakan QRIS pada Mei 2023. Nilai transaksi dari sistem pembayaran digital ini mencapai angka fantastis, yaitu sebesar Rp1,15 triliun.Singapura
QRIS lintas negara resmi digunakan di Singapura sejak 17 November 2023. Hingga tahun ini, tercatat sekitar 238.216 transaksi dengan total nilai sebesar Rp77,06 miliar.Jepang
Jepang menjadi negara keempat yang menggunakan sistem pembayaran QRIS. Kerja sama ini dilakukan dengan Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Pada tahap awal, QRIS Indonesia bisa digunakan pada 35 merchant di Jepang. Bank Indonesia berkomitmen untuk memperluas cakupan agar lebih banyak lagi merchant yang bisa menerima pembayaran QRIS.Korea Selatan
Saat ini, Bank Indonesia sedang melakukan uji coba terbatas atau sandboxing QRIS antar negara dengan Korea Selatan. Awal tahun depan, Bank Indonesia berharap QRIS bisa digunakan secara penuh di Korea Selatan. Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menyatakan bahwa kerja sama ini akan segera diimplementasikan.
Selain Korea Selatan, China juga akan menjadi negara berikutnya yang mengimplementasikan QRIS lintas negara. Layanan pembayaran digital ini diharapkan sudah bisa digunakan di China pada akhir tahun 2025.
Penggunaan QRIS di Indonesia
Di Indonesia, QRIS telah menjadi bagian dari aktivitas transaksi masyarakat sehari-hari. Karena kemudahannya, layanan ini dapat digunakan mulai dari pedagang kaki lima, pasar tradisional hingga pusat perbelanjaan di perkotaan.
Berdasarkan laporan resmi, hingga kuartal III 2025, pengguna QRIS diketahui mencapai 58 juta orang. Dari jumlah tersebut, 41 juta di antaranya merupakan pelaku UMKM. Nilai transaksi pun tembus hingga Rp1,9 kuadraliun!
Tantangan dan Peluang
Meskipun penggunaan QRIS semakin luas, masih ada tantangan yang perlu diatasi. Misalnya, peningkatan kesadaran masyarakat tentang keamanan dan keandalan sistem pembayaran digital. Selain itu, perlu adanya koordinasi yang baik antara lembaga keuangan dan pemerintah untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi sistem ini.
Namun, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, QRIS diharapkan bisa menjadi solusi utama dalam mempermudah transaksi lintas negara. Dengan demikian, perekonomian kedua negara bisa saling mendukung dan berkembang bersama.

















Discussion about this post